Gimana sih Cara Pembuatan Pembukuan Keuangan yang Baik?

0
89
views
sumber: google.co.id

Bagi pebisnis pemula, lazimnya kerap kali mengacuhkan pembukuan keuangan untuk bisnisnya. Sebab, kebanyakan dari mereka lebih berkonsentrasi pada produk dan pemasaran tanpa melihat aliran kas yang masuk tiap harinya. Meski terlalu berkonsentrasi pada pemasaran produk yakni hal yang benar-benar dianjurkan bagi tiap pebisnis. Tapi, wajib dipastikan kembali apakah bisnis yang dikerjakan telah mempunyai pembukuan keuangan yang bagus. Karena, benar-benar penting mempunyai pembukuan keuangan apalagi masih menjadi pebisnis pemula. Dengan melaksanakan pembukuan keuangan dengan benar dapat menjadi kunci supaya agar usaha yang sedang dikerjakan bisa sukses untuk skala yang kecil sampai besar sekalipun. Tapi, apa sih yang dimaksud dengan pembukuan keuangan itu?
Pembukuan keuangan yakni suatu pengerjaan pencatatan yang dilaksanakan secara teratur untuk mengumpulkan data atau berita keuangan yang mencakup harta, keharusan, modal, penghasilan, tarif, sampai jumlah harga perolehan dan penyerahan barang atau jasa, yang ditutup dengan membentuk laporan keuangan berupa neraca, dan laporan laba rugi untuk jangka waktu tahun pajak hal yang demikian. Pembukuan keuangan benar-benar diperlukan oleh segala bisnis. Karena, dengan pembukuan keuangan pebisnis bisa mengenal seberapa besar profit dan kerugian yang didapatkan pada jangka waktu hal yang demikian. Sampai bisa mengenal dan melacak tiap transaksi yang dilaksanakan oleh usaha yang sedang dikerjakan. Itulah kenapa sebagian pebisnis mengaplikasikan jasa konsultan akuntansi dan konsultan bisnis dalam membikin laporan keuangan supaya bisa melacak tiap transaksi serta menolong dalam mengambil keputusan.
Tapi, benar-benar berat bagi pebisnis permulaan untuk mengaplikasikan jasa konsultan akuntansi dan konsultan bisnis dalam membikin pembukuan dan laporan keuangan. Karena, akan memakan tarif operasional yang cukup besar. Untuk menuntaskan hal hal yang demikian, bisa diselesaikan dengan membikin pembukuan keuangan secara mandiri dengan meniru sebagian tingkatan yang ada. Sebab, telah banyak berita yang dapat didapatkan atau pun bisa memanfaatkan software akuntansi seandainya mempunyai internal akuntan pada bisnis yang sedang dikerjakan. Jikalau tak, karenanya bisa mengikut sebagian metode pembuatan pembukuan keuangan di bawah ini. Sehingga, pembukuan keuangan bisnis menjadi lebih bagus.

  1. Catat Pengeluaran
    Saat pertama kali membuka usaha, karenanya buatlah buku khusus untuk mencatat segala pengeluaran bisnis. Catatlah segala format pengeluaran dan belanja dengan sedetail mungkin. Mulai dari operasional, bahan baku, sampai gaji karyawan dapat dicatat secara berkelanjutan dan terang.
  2. Mencatat Seluruh Pemasukan
    Saat urusan pencatatan pengeluaran telah beres, karenanya bisa dilanjutkan dengan mencatat segala format pemasukan yang ada, seperti membikin buku kas pemasukan. Sehingga, buku pemasukan ini bisa diterapkan untuk mencatat segala format transaksi yang mempunyai kaitan dengan pemasukan perusahaan hal yang demikian. Untuk teladan pemasukan seperti jumlah penjualan produk atau barang yang sudah terjual per hari atau piutang apa saja yang telah dibayarkan. Lalu, akan memudahkan dalam membikin pembukuaan keuangan yang bagus dan tersusun.
  3. Membikin Buku Kas Utama
    Langkah berikutnya untuk membikin pembukuan keuangan yang bagus ialah dengan membikin buku kas utama. Tujuan dari buku ini ialah untuk menggabungkan semua format pemasukan dan pengeluaran. Sehingga, pebisnis bisa mengenal dengan terang seberapa besar profit dan kerugian yang didapat bisnis hal yang demikian dalam sebagian jangka waktu.
  4. Menyediakan Buku Stok Barang
    Buku stok barang juga diperlukan dalam membikin pembukuan keuangan. Karena, transaksi tak cuma tentang uang, namun berupa juga barang yang masih tersedia atau tak. Dengan adanya buku stok barang, akan mempermudah dalam pengawasan serta memonitor persediaan barang yang ada pada bisnis atau usaha.
  5. Membikin Buku Inventaris Barang
    Catatlah segala barang perusahaan yang diurus dan telah dibeli. Sebab ini juga benar-benar penting dalam pembukuan keuangan. Inventaris barang ini akan mempermudah pebisnis dalam menjaga aset perusahaan supaya konsisten awet dan di bawah kendali.
  6. Menyiapkan Buku Laba Rugi
    Karena ini tidak boleh terlupakan dalam pembukuan keuangan. Sebab, buku ini akan diterapkan untuk mencatat berapa pendapatan serta bobot perusahaan dalam sebagian jangka waktu tertentu. Dengan metode ini, pebisnis akan lebih gampang mengenal apakah perusahaan sedang dalam keadaan yang memiliki keuntungan yang tinggi atau justru merugi.
  7. Membikin Laporan Perubahan Ekuitas
    Ekuitas yakni modal atau kekayaan entitas yang mencakup perusahaan, UKM, atau yang lainnya. Ekuitas didapat dari selisih antara jumlah aktiva atau aset yang sudah dikurangi dengan keharusan atau pasiva.
  8. Membikin Neraca Keuangan
    Neraca keuangan ialah komponen paling terutamanya dalam pembukuan keuangan. Pebisnis akan lebih gampang mengenal keadaan keuangan perusahaan pada jangka waktu tertentu. Setelah itu, neraca berkhasiat untuk mengenal seberapa besar poin perusahaan sesudah menjalankan variasi aktivitas yang terkait dengan keuangan.

Karena mengenal hal ini, karenanya siapkanlah segala buku layak dengan fungsi dan kegunaan masing-masing. Pembukuan keuangan bisa dihasilkan dengan gampang tanpa wajib mengaplikasikan jasa konsultan akuntansi atau konsultan bisnis. Sebab, dengan langkah-langkah di atas, pebisnis telah bisa mengelola bisnis dengan bagus dan pas. Tapi, seandainya bisnis yang sedang dikerjakan tergolong telah berkembang. Alhasil akan benar-benar banyak pencatatan yang akan dilaksanakan. Hanya akan memakan waktu yang lebih banyak seandainya dilaksanakan secara manual dan tradisional. Belum lagi jikalau terjadi human error, karenanya pencatatan akan diawali dari permulaan kembali. Sehingga kinerja dan daya kerja perusahaan menjadi tak tepat sasaran dan efisien. Untuk menuntaskan hal hal yang demikian, perusahaan bisa memanfaatkan software akuntansi untuk melaksanakan pencatatan dan pembukuan keuangan dengan gampang tanpa memakan waktu yang lama. dibutuhkan ketelitian dikala input data transaksi, pembukuan selesai pas waktu. Sehingga, perusahaan bisa bergerak lebih kencang untuk maju dan berkembang.

Sumber: trusvation.com