Pentingnya Pembukuan Sederhana Bagi UMKM

0
121
views
sumber: google.co.id

Pembukuan sederhana adalah istilah yang familiar bagi para pengusaha. Tiap ragam bisnis, bagus itu bisnis berskala kecil hingga besar benar-benar perlu untuk memahami pembuatan pembukuan keuangan, adalah pembukuan sederhana. Umumnya, pembukuan sederhana terdiri dari semua laporan keuangan di suatu perusahaan. Bagi sebuah UMKM, pembukuan UMKM memiliki sifat yang benar-benar krusial. Ini dikarenakan dari pembukuan UMKM, seorang pengusaha bisa memonitor atau memantau sejauh mana UMKM hal yang demikian dalam menerima keuntungan, sebaik apa performa UMKM hal yang demikian, hingga pengusaha bisa menilai sebaik apa kendali UMKM hal yang demikian kepada arus dana yang ada. Tak hanya itu saja, pengusaha akan mudah dalam menilai seberapa bagus poin-poin aset, poin likuiditas, serta kesanggupan dalam menangani semua bentuk tanggung jawab kepada utang-piutang yang ada pada sebuah UMKM. Dalam pembukuan UMKM umumnya akan terasa komplit bila berisi laporan keuangan seperti:

  1. Neraca.
  2. Laporan perubahan ekuitas.
  3. Laporan laba rugi yang komprehensif.
  4. Laporan posisi keuangan yang terdiri dari laporan arus kas atau laporan arus dana pada UMKM hal yang demikian.
  5. Laporan lainnya.
    Pembukuan UMKM adalah aspek yang benar-benar penting demi kemajuan sebuah UMKM hal yang demikian. Karena pembukuan UMKM termasuk dalam pencatatan transaksi keuangan yang ada. Apabila berharap membikin pembukuan UMKM, maka tak perlu menjalankan pembukuan UMKM yang ribet dan menyulitkan. Karena, pembukuan UMKM bisa dihasilkan dengan pembukuan yang sederhana. Ada beberapa langkah mudah yang bisa dikerjakan saat berharap membikin pembukuan UMKM. Berikut ini langkah mudahnya:
  6. Melacak Faktur
    Sebelum melangkah lebih jauh, ada pantasnya mengenal apa itu faktur. Faktur adalah bukti penyokong untuk menjalankan pembukuan dan laporan keuangan pada sebuah perusahaan termasuk UMKM. Apabila faktur telat atau tak dibayarkan cocok jadwal, maka akan bisa mengganggu suatu aliran kas perusahaan. Implikasinya, UMKM tak bisa berjalan dengan lancar seperti sedia kala. Oleh karena itu, jangan biarkan dan jangan hingga klien telat atau tak membayar saat menerima tagihan. Untuk menyelesaikan hal ini, UMKM bisa memberikan jatuh tempo kepada klien . sehingga bila tak memenuhi tenggat waktu yang sudah ditentukan, maka klien akan dijatuhi pinalti atau denda yang dibebankan pada jumlah yang wajib dibayarkan.
  7. Jangan Satukan Catatan Piutang dan Utang
    Apabila berharap membikin pembukuan UMKM yang rapi dan tertata, maka pisahkanlah catatan antara piutang dan utang. Sehingga, UMKM bisa terhindar dari manajemen buruk yang bisa menyebabkan UMKM hal yang demikian gagal untuk naik tingkatan. Apabila dana yang didepositokan oleh klien dan dana yang dipinjam dicampur atau disatukan, maka akan menimbulkan bingung. Apabila hal ini diizinkan secara terus menerus, akan membikin UMKM berada pada krisis keuangan. Sehingga, ada pantasnya memisahkan catatan piutang dan utang. Ini akan membikin pelacakan data transaksi pada pembukuan UMKM menjadi lebih mudah.
  8. Menyimpan Segala Data Keuangan dan Transaksi Lainnya
    Karena yang wajib dan senantiasa diingat bahwa data keuangan dan transaksi adalah hal yang penting dan genting. Supaya, bila berharap menjadi UMKM yang visioner maka wajib sudah memastikan bahwa semua data dan dokumen dalam transaksi sehari-hari bisa disimpan dengan bagus dan benar supaya bisa dipakai sebagai referensi pada masa yang akan datang. Supaya memiliki pembukuan UMKM dan membangun keuangan yang bagus, maka wajib dipastikan sudah memiliki pernyataan bank, laporan laba rugi, neraca, kuitansi, faktur, dan bukti transaksi lainnya. Sehingga, UMKM akan memiliki pembukuan UMKM yang lebih bagus padahal sederhana.
  9. Sediakan Waktu Supaya Pembukuan UMKM Sudah diKaji
    Karena menjadi rahasia umum bahwa meninjau pembukuan keuangan secara rutin dan berkala akan memberikan manfaat yang bagus. Karena, bisa mengenal isu yang terupdate seputar keadaan suatu bisnis atau usaha. Sama halnya dengan UMKM. Apabila rutin meninjau pembukuan UMKM maka UMKM akan kapabel mengelola arus kas, mengenal pengeluaran mingguan yang terjadi serta isu mengenai faktur yang sudah dikeluarkan oleh UMKM hal yang demikian. Tak berhenti disitu saja, dengan rutin meninjau pembukuan UMKM, maka selaku pemilik UMKM akan lebih mudah untuk melacak serta menilai pengeluaran dan pendapatan dengan memakai kartu kredit. Karena, dengan metode seperti itu catatan pengeluaran bisa tersimpan secara otomatis.
  10. Selain Software Akuntansi
    Memang sudah banyak bisnis atau usaha memakai software akuntansi supaya pembukuan dan laporan keuangan bisa tertata dengan bagus dan benar. Termasuk dalam pembuatan pembukuan UMKM benar-benar disarankan untuk memakai software akuntansi bila berharap membikin pembukuan UMKM hal yang demikian menjadi lebih mudah. Malah memudahkan dalam membikin pembukuan UMKM, dengan memakai software akuntansi, UMKM hal yang demikian akan lebih mudah dipantau secara realtime dan instan tentunya. Karena, jurnal dan data transaksi UMKM bisa diakses dimana saja dan kapan saja hanya bermodalkan dunia online.
    Sebagai pemilik UMKM yang berharap memajukan UMKM, maka dengan memiliki pembukuan UMKM yang bagus dan tertata bisa menjadi poin penting. Supaya, dari pembukuan UMKM hal yang demikian lah bisa menilai dan meninjau sudah sejauh mana UMKM hal yang demikian akan menerima untung. Karenanya, bila pembukuan UMKM secara sederhana hal yang demikian tak bisa lakukan karena kekurangan tenaga atau karyawan. Pekerjaan, tak ada salahnya untuk memakai beberapa jasa untuk membikin pembukuan UMKM. Seperti memakai jasa konsultan akuntansi atau konsultan bisnis. Sehingga, UMKM bisa lebih fokus dalam menghasilkan target dan rencana yang sudah dihasilkan. menjadi lebih mudah tanpa wajib berpikir lebih saat membikin pembukuan UMKM nantinya.

Sumber: trusvation.com