Pakaian Dinas Harian untuk Petugas Lapangan

0
377
views
sumber: google.co.id

Baju dinas harian serta Baju Dinas Lapangan (PDL) biasanya akan menjadi seragam kerja dari ABRI, POLRI, TNI, PNS, Satpol PP, Hansip, Dinas Perhubungan, pemadam kebakaran, security dan institusi dinas lainnya. Fungsi mengenakan seragam dinas tidak lain untuk memperlihatkan identitas pegawai sehingga akan mempermudah masyarakat maupun instansi untuk membedakannya.
Adapun perbedaan paling mencolok di antara PDH dan PDL yakni lingkungan kerjanya. Kalau PDH biasaya dikenakan dikala pegawai melaksanakan tugas di lingkungan kerja tertutup maka PDL akan dikenakan oleh pegawai dikala berprofesi di lapangan. Selain mengenakan seragam dinas, pegawai dari institusi dinas akan dilengkapi dengan kelengkapan lainnya seperti kaos kaki, sepatu, ikat pinggang, krah rim, kopel rim, baret, topi bet serta kelengkapan lain.
Karena mempunyai tujuan kerja yang berbanding terbalik, secara otomatis kain yang diterapkan untuk produksi seragam PDL dan PDH akan berbeda, tetapi sebagian besar institusi dinas akan memilih untuk memakai kain dril yang dapat diterapkan baik untuk PDL maupun PDH.
Variasi Kain yang Dipakai Untuk Membuat Baju Dinas Harian

  1. Japan Drill
    Ialah jenis kain drill yang paling diminati oleh institusi dinas di Indonesia terutamanya untuk membikin seragam lapangan sebab kain ini mempunyai karakteritisk yang tebal dan kokoh. Kain ini mempunyai kandungan polyester yang lebih sedikit daripada katun sehingga benar-benar nyaman dikala dikenakan.
  2. American Drill
    Salah satu jenis kain yang banyak diterapkan untuk membikin seragam PDH atau PDL, sebab karakter kainnya benar-benar layak untuk dikenakan di lingkungan kerja indoor atau outdoor.
  3. Taipan Drill
    Ialah bahan pakaian dinas harian PNS yang mempunyai tekstur benar-benar lentur serta tidak pesat kusut sehingga benar-benar nyaman dikala diterapkan. Kain ini menjadi standar bahan untuk seragam dinas sebagian institusi dinas pemerintahan serta aparat negara.
  4. Poliester
    Selain memanfaatkan kualitas yang dimiliki oleh kain dril, produsen konveksi biasanya memakai kain polyester untuk membikin pakaian dinas wanita.
  5. Twill Cotton
    Kain ini biasanya mempunyai permukaan yang hampir mirip dengan kain drill yakni berbentuk diagonal. Sifatnya cukup kuat dan awet, bahan kain ini banyak dimanfaatkan untuk membikin kemeja lapangan baik itu sweater lapangan atau sweater kantor malahan dapat dijadikan menjadi celana lapangan yang stylish berbentuk cargo.
  6. Kanvas
    Variasi kain yang terakhir yakni kanvas. Kain ini masih satu family dengan cotton, lebih tepatnya yakni campuran dari linen dan cotton. Kain kanvas yang paling populer yakni kanvas oxford dan kanvas marsoto.
    Itulah kabar mengenai pakaian dinas harian termasuk jenis kain apa yang diterapkan untuk memproduksi pakaian dinas para pegawai pemerintahan, mulai dari PNS sampai aparat negara yang bertugas langsung di lingkungan negara.

Sumber: henryadams.co.id