6 Jenis Depresi yang Dapat Dialami dengan Berbagai Gejala

0
45
views
sumber: google.co.id

Jenis depresi ada pelbagai-jenis, mulai dari gejala ringan hingga berat hingga mengalami halusinasi. Depresi sendiri yakni salah satu gangguan kesehatan mental yang cukup acap kali terjadi.
Saat mengalami depresi umumnya seseorang akan mudah merasa sedih, lelah dan putus hasrat. Depresi sendiri juga memiliki pelbagai jenis dan penanganan yang berbeda. Berikut jenis-jenis depresi yang perlu dikenal.
6 Jenis Depresi yang Dapat Dialami dengan Berbagai Gejala

  1. Gangguan Bipolar
    Penderita dengan gangguan bipolar dapat merasa sedih dan merasa sungguh-sungguh bersuka cita secara mendadak. Dalam fase bersuka cita atau mania bipolar, penderita akan merasa sungguh-sungguh optimis dan percaya diri.
    Kecuali itu mereka akan merasa sungguh-sungguh berenergi sehingga susah untuk tidur. Namun dikala fase tersebut berubah menjadi depresi bipolar, penderita akan merasa sungguh-sungguh sedih dan putus hasrat. Perubahan fase ini sendiri dapat terjadi dalam hitungan jam hingga minggu.
  2. Premenstrual Dysphoric Disorder
    Depresi yang satu ini yakni salah satu jenis depresi ringan. Jenis ini umumnya dinikmati oleh kebanyakan perempuan dikala menjelang menstruasi. Umumnya gejala akan timbul satu minggu sebelum dimulainya menstruasi hari pertama dan akan menghilang dikala datang bulan.
    Gejala pramenstruasi ini umumnya diawali dengan perasaan yang peka, susah tidur dan merasa khawatir berlebihan. Lalu dari segi tubuh, perempuan yang mengalami pramenstruasi akan kehilangan atau bertambahnya nafsu makan, nyeri otot, pusing hingga kram perut. Namun gejala pramenstruasi umumnya berbeda-beda di setiap perempuan.
  3. Depresi Mayor
    Seseorang yang mengalami depresi mayor umumnya akan memiliki perasaan yang sedih dan lelah sepanjang waktu. Kecuali itu penderita juga akan merasa susah berpusat dan kehilangan minat pada kesibukan yang disukai sebelumnya.
    Gejala ini juga membikin penderita susah tidur dan kehilangan nafsu makan sehingga berat badan jadi berubah drastis. Depresi mayor sendiri dapat mengganggu kualitas dan kesibukan hidup seseorang karena gejalanya dapat berangsur selama hitungan minggu hingga bulan.
  4. Depresi Psikotik
    Depresi psikotik yakni salah satu jenis depresi akut. Penderita yang mengalami akan mudah berhalusinasi. Kebanyakan dari penderitanya umumnya terjadi pada orang tua atau seseorang yang memiliki syok psikologis dikala masih kecil.
  5. Depresi Persisten
    Apabila depresi mayor berlangsung selama hitungan minggu hingga bulan, depresi persisten dapat berlangsung hingga hitungan tahun lamanya. Walaupun gejala yang dinikmati tak seberat penderita depresi mayor. Namun depresi persisten juga membikin penderita acap kali kali kesulitan untuk menjalani kesibukan sosialnya.
  6. Depresi Postpartum
    Jenis depresi yang satu ini umumnya memiliki gejala seperti sindrom baby blues. Depresi yang satu ini umumnya dinikmati oleh ibu yang baru melahirkan. Penderita yang mengalami depresi ini acap kali kali merasa tertekan dan merasa tak layak menjadi seorang ibu. Namun Depresi Postpartum umumnya akan berlangsung lama hingga hitungan bulan.
    Itu dia pelbagai jenis depresi. Apabila Anda mengalami depresi seperti salah satu yang sudah disebutkan dan memberi pengaruh kesibukan sehari-hari, ada bagusnya untuk lantas menghubungi psikolog untuk berkonsultasi.

Sumber: temancurhat.com