Ini Area Yang Paling Bagus Untuk Beli Properti di 2018

0
122
views
Ini Area Yang Paling Bagus Untuk Beli Properti di 2018

Di tahun 2018 ini, industri properti sudah diramalkan akan tumbuh positif dengan bagus seiring dengan koreksi ekonomi yang dipengaruhi sentimen tahun politik maupun harga komoditas. Investasi pada bisnis properti malah masih menjadi opsi paling utama dibandingi investasi surat berharga maupun emas. Semisal pembelian properti di kawasan BSD City, maupun tempat lainnya.
Ignatius Untung, sebagai Country Manager Rumah123 memberikan daftar tempat yang paling bagus untuk dijadikan investasi properti terutama di tahun ini. Daerah yang dimaksud umumnya yakni zona-zona yang saat ini sedang dekat dengan pembangunan infrastruktur transportasi.
“Sekiranya Investasi itu masih di sunrise, tempat timur, Bekasi. Sebab pertama, harganya kan di Bekasi masih di bawah, apabila Tangerang itu sudah di atas banget, tinggi. Tangerang itu sudah mirip-mirip sama yang di Jakarta. Bekasi itu masih di bawah, sehingga orang akan tertarik beli di sana. Itu karena masih relatif murah dengan luas yang sama, bisa lebih besar,” kata Ignatius pada hari Rabu (17/1/2018).
Perumahan di Bekasi sendiri menjadi opsi karena persoalan-persoalan yang ada semenjak dahulu makin ke sini dilihat sudah banyak yang berhasil dituntaskan. Melalui tersebut bisa dilihat dari banyaknya akses transportasi yang mulai dibangun untuk menjangkau kota tersebut. Semisal yang paling baru yakni akses transportasi seperti LRT dan kereta commuter. Ada lagi pembangunan jalan tol Becakayu serta jalan tol layang Jakarta ke Cikampek II.
“Jadi dahulu itu, Tangerang itu enggak pernah jadi info, karena mereka punya commuter line dan commuter line itu lebih manusiawi dibanding commuter line ke Bekasi, katanya kan seperti itu,” sebut Untung.
Jadi tak heran apabila memang banyak sekali perumahan di Tangerang yang benar-benar laku keras. Dan hal tersebut pastinya diinginkan terjadi juga untuk kawasan dan tempat yang ada di Bekasi. Dengan membaiknya akses transportasi yang ada di Bekasi, diinginkan bisa menarik perhatian masyarakat yang selama ini benar-benar ogah apabila berinvetasi dalam bisnis properti.
Apalagi dengan akses transportasi yang dibangun, maka tempat yang terkenal dengan kemacetannya ini malah kini bisa mudah dijangkau oleh warga Jakarta. Dari situ, kawasan Bekasi dirasa sanggup menarik para calon pembeli properti atau rumah baru.
Ignatius juga mencontohkan akses transportasi seperti TOD (Transit Oriented Development). Figur transportasi semacam itu dikatakan benar-benar cocok dengan masyarakat milenial atau modern yang selama ini seperti itu mobile. Umumnya masyarakat milenial berbahagia jalan-jalan alias hang out dan bersosialisasi. Melalui tersebut bisa disokong dengan adanya kemudahan dalam hal akses transportasi.
Itu kemudahan transportasi, maka masyarakat kini bisa mudah menjangkau kea rah timur yakni Bekasi. pula dengan zona lainnya seperti Bogor maupun Depok. Dari situ, perumahan-perumahan yang ada di kawasan tersebut bisa semakin dilirik.