HVAC Industri Untuk Kontrol Penyejuk Udara atau AC

0
37
views
sumber: google.co.id

HVAC industri semenjak dahulu sampai sekarang tak bisa dipisahkan satu sama lainnya. Tanpa HVAC, kelembaban udara di gedung industri termasuk pabrik maupun perkantoran tak akan terjaga secara maksimal. Supaya lebih mengetahui HVAC dan kaitannya untuk industri, simak pemaparan berikut.
Apa itu HVAC industri?
HVAC merupakan istilah teknis yang berkaitan erat dengan kontrol penyejuk udara atau AC. Metode unik yang mengombinasikan sejumlah ilmu teknik mekanikal. Termasuk Mekanika fluida, termodinamika dan sebagainya.
Pada gilirannya, HVAC berprofesi untuk menjaga kelembaban suhu di sekitarnya. Termasuk benda mati seperti perlengkapan industri maupun manusia. Sehingga obyek merasa aman dan nyaman dikala berada di ruangan hal yang demikian.
Pembahasan HVAC belum komplit, seandainya Anda tak memahami satu per satu siklus sistem HVAC berikut:

  1. Heating
    Jika diterjemahkan secara harfiah, heating merupakan pemanas. Pemanas yang berfungsi untuk menghangatkan ruangan maupun obyek di dekatnya. Mengacu pada fungsinya, heating mayoritas dipakai oleh masyarakat yang mendiami daerah bersuhu rendah.
    Dalam sistem heating, terdapat beberapa bagian secara khusus termasuk di antaranya heat pump, boiler, hydronic, furnace dan sebagainya. Masing-masing bagian punya peran dan tugas yang berbeda.
    Seperti furnace yang berprofesi sebagai sumber kalor yang dayanya disalurkan ke hydronic kemudian dilanjutkan pada boiler.
  2. Ventilation
    Bicara fungsi HVAC tak akan komplit seandainya tak membahas ventilation. Ventilation merupakan sistem peredaran udara yang berfungsi untuk menyaring atau membuang kotoran dan debu.
    Selain menyaring debu, ventilation juga membantu menjaga kelembaban udara berikut menghilangkan bau tak nikmat di udara. Dalam ilmu mekanika, pembahasan mengenai ventilation banyak dipelajari di studi bidang mekanika fluida.
    Ragam ventilation yang dipakai penyejuk udara bukan hanya satu macam saja melainkan dua. Pertama merupakan natural ventilation selanjutnya forced ventilation. Forced ventilation merupakan sistem peredaran udara yang memanfaatkan kipas untuk penyaringan udaranya.
    Aplikasi forced ventilation banyak diadopsi oleh industri termasuk gedung, perkantoran sampai dapur dan kamar kecil. Pemasangan forced ventilation pada dapur membantu menyaring dan menghilangkan asap mengganggu dari kompor pengaruh pengolahan makanan.
  3. Air Conditioning
    Istilah ini tentu sudah amat akrab di telinga masyarakat sedangkan tak memanfaatkan fasilitasnya. AC merupakan mesin penyejuk udara yang memanfaatkan tiap-tiap bagian seperti heat exchanger, kompresor dan sebagainya.
    AC yang dipasang di rumah dan perusahaan merupakan dua perangkat yang berbeda sedangkan memiliki peran dan tugas yang sama. AC di industri disebut sebagai chiller atau liquid chiller. Penyejuk udara ini mengelola dan menciptakan volume udara lebih besar daripada AC rumah tangga.
    Kekuatan yang diperlukan chiller untuk mengolah udara dingin juga lebih besar daripada AC konvensional. Meskipun demikian, fitur yang tersemat pada chiller tak kalah modern dan beragamnya.
    Itulah penjelasan komplit mengenai HVAC. Salah satu sistem penyejuk udara yang banyak dimanfaatkan oleh industri. HVAC industri sejauh ini masih amat penting dan tak bisa dipisahkan dari kegiatan industri.

Sumber: acwahana.com