Penyebab Naiknya Suhu Kondensor HVAC Chiller

0
91
views
sumber: google.co.id

Berharap menerima manfaat maksimal dari HVAC chiller? Sudahkah Anda merawat chiller dengan bagus dan benar? Banyak orang yang tertarik perawatan chiller tanpa memahami komponen-komponen dari perangkatnya. Termasuk kondensor yang berakibat besar terhadap kapasitas dan kwalitas pendinginan udara.
Daftar penyebab naiknya suhu kondensor HVAC Chiller
Kerusakan pada kondensor membawa pengaruh yang sangat besar. Ironisnya, masih banyak pengguna chiller yang belum memahami penyebab suhu kondensor meningkat tajam. Lalu, apa saja penyebabnya? Simak infonya berikut:

  1. Pipa saluran AC tak terinstalasi dengan total
    Pemasangan pipa yang tak total ternyata dapat menjadi penyebab awal suhu kondensor meningkat drastis dari angka normal. Itulah kenapa, penting bagi konsumen chiller untuk memakai jasa pemasangan chiller terpercaya.
    Dengan bantuan ahlinya, posisi pipa dapat dikuasai pantas fungsinya. Kekeliruan remeh pengaturan pipa yang tak ideal dapat Anda hindari. Otomatis, kondensor chiller tak akan bermasalah di masa depan.
  2. Tekanan air kurang
    Baik tekanan maupun kapasitas air pendingin yang kurang dapat mengakibatkan peningkatan suhu kondensor. Pada dasarnya, situasi ini masih dapat dihindari saat Anda memakai jasa service chiller.
    Daya service pakar akan memeriksa situasi tekanan air, apakah dalam situasi normal atau kebalikannya. Dan mempertimbangkan segala komponen chiller termasuk kondensor berada dalam situasi terbaik.
  3. Kwalitas air chiller buruk
    Apalagi penyebab kondensor pada AC chiller bermasalah atau mengalami peningkatan suhu? Dalam sebagian kasus, situasi ini terjadi sebab kwalitas air pendingin yang buruk. Sehingga berakibat besar terhadap pertukaran kalor antara air pendingin dengan zat pendingin.
    Kwalitas air chiller yang buruk dapat disebabkan sebab sebagian alasan. Pertama, jarangnya perawatan chiller sehingga perangkat berada dalam situasi dekil. Disusul dengan usia perangkat yang sudah terlalu lama.
    Penumpukan kotoran pada chiller membuat kwalitas air tak membaik justru kian memburuk. Solusi memecahkan masalah ini tak susah. Cukup pastikan chiller dibersihkan secara teratur. Apabila Anda tak yakin melaksanakannya sendiri. Minta jasa servis chiller untuk datang ke rumah untuk perawatan.
  4. Temperatur chiller terlalu tinggi
    Chiller memang diciptakan untuk mendinginkan ruangan. Namun bukan berarti, Anda dapat memaksakan perangkat untuk mendinginkan ruangan di luar kecakapannya.
    Situasi ini dapat memberi pengaruh kwalitas dan kwalitas pendinginan chiller. Pengerjaan pendinginan yang dilakukan pun tak berjalan lancar. Akibatnya kondensor chiller mengalami peningkatan suhu.
    Bagi masyarakat umum, chiller adalah teknologi pendingin udara yang banyak dimanfaatkan oleh industri atau perusahaan. Pengetahuan dan sosialisasi yang minim mengenai chiller. Membuat banyak orang masih sangat umum dengan mesin ini.
    Meskipun penerapan chiller tak dapat dihindari. Apalagi untuk industri farmasi, industri pangan dan sebagainya. Bayangkan kalau makanan yang diciptakan di pabrik makanan tak didinginkan pantas keperluannya.
    Kwalitas makanan akan mengalami penurunan yang kemudian berakibat pada kesehatan masyarakat. Oleh sebab itu, manfaatkan HVAC chiller dengan sebaik mungkin dan hindari penerapan sembrono hingga membuat kondensor chiller bermasalah.

Sumber: acwahana.com