5 Tips Menghindari Toxic Positivity Agar Tidak Berdampak Buruk

0
112
views
sumber: google.co.id

Menghindari toxic positivity ialah hal yang wajib dilaksanakan untuk menjaga kesehatan mental. Berpikiran positif terhadap sesuatu memanglah hal yang bagus, tapi menyampingkan apa yang dirasa bukanlah suatu alternatif yang bijaksana.
Walaupun merasa sedih, tidak apa untuk ditunjukkan. Rasa sedih pada seseorang ialah normal dan bukanlah suatu yang buruk selama tidak terpuruk dalam duka berkepanjangan. Untuk itu agar terhindar dari toxic positivity, cobalah untuk meniru tips berikut ini.
5 Kiat Menghindari Toxic Positivity Supaya Tak Berdampak Buruk

  1. Jangan Membandingkan Dilema
    Supaya dapat terhindar dari budaya toxic positivity, cobalah untuk tidak memperbandingkan problem yang dialami dengan orang lain. Membandingkan suatu problem tidak akan pernah menyelesaikan apa bahkan. Hal tersebut hanya akan membuat diri dan orang lain merasa semakin terpuruk.
    Dilema yang dihadapi seseorang memiliki muatan masing-masing. Mungkin saja apa yang dirasa orang lain sulit belum tentu Anda merasa sulit juga atau sebaliknya. Maka dari itu ketimbang membanding-bandingkan, ada bagusnya untuk saling memahami.
  2. Jadi Pendengar yang Bagus
    Metode menghindari toxic positivity yang tepat ialah dengan menjadi pendengar yang bagus. Dikala teman sedang curhat dan minta anjuran, jangan segera memberi anjuran dengan mengandalkan hal-hal yang positif. Cobalah untuk memahami dan mencari akar problem yang sedang dihadapi oleh teman tersebut.
    Dengan menjadi pendengar yang bagus Anda juga dapat belajar untuk lebih berempati. Selain itu teman tersebut juga akan dapat terbantu dalam menyelesaikan permasalahannya.
  3. Jangan Cuma Memberikan Kata-Kata Motivasi
    Sahabat yang sedang mengalami problem lazimnya akan diselimuti oleh emosional negatif. Dengan emosional tersebut tentunya dikala bercerita, ia membutuhkan solusi untuk menyelesaikan problem tersebut. Cobalah untuk memahami apa yang dinikmati oleh teman dan jangan sekedar memberikan kata-kata motivasi tanpa memperdengarkan.
  4. Jangan Mudah untuk Menghakimi
    Melihat sisi yang positf memang hal yang bagus. Melainkan ada kalanya dengan melihat semua sesuatu secara positif dapat membuat teman yang cerita berasa dihakimi. Maka dari itu dikala teman bercerita cobalah untuk memahami dan bayangkan dikala Anda berada di posisinya.
    Setidaknya dengan membayangkan, Anda dapat memberikan solusi dari sisi problem yang dihadapi oleh teman tersebut. Melainkan dikala memberikan anjuran tunggulah hingga teman tersebut minta karena kadang teman bercerita hanya ingin di dengar saja. Dengan tidak menghakimi, dapat menjadi salah satu sistem menghindari toxic positivity dengan gampang.
  5. Luapkan Emosionil
    Kiat terakhir ialah dengan meluapkan emosional. Dikala merasa berbahagia atau sedih cobalah untuk mengekspresikan hal tersebut. Jangan mencoba untuk membendung dan menutupinya dengan bilang bahwa Anda bagus-bagus saja. Dengan emosional yang keluar tentunya tidak akan membuat muatan pikiran menjadi tertekan. Dengan begitu kesehatan mental akan terjaga dari stres atau depresi.
    Kalau Anda ingin menghindari toxic positivity dengan gampang, cobalah untuk meniru tips tersebut. Supaya tidak semakin terjebak dalam budaya toxic positivity, cobalah untuk senantiasa jujur dengan diri sendiri.

Sumber: temancurhat.com